Sesak Napas? Kenali Berbagai Gejala Pneumonia Berikut ini!

Pneumonia adalah penyakit yang menginfeksi sistem pernafasan, terutama menyerang bagian paru-paru, bisa salah satunya, atau bahkan keduanya. Infeksi yang terjadi karena penyakit ini menyebabkan peradangan pada jaringan yang dimiliki oleh paru-paru, bisa juga menyerang kantung udara di paru-paru sehingga kantung udara dipenuhi dengan cairan atau nanah. Kesulitan bernapas merupakan salah satu gejala pneumonia. Adapun gejala pneumonia lain yang terjadi saat infeksi berlangsung adalah batuk kering atau berdahak, demam tinggi, sesak napas, hingga menggigil.

Pneumonia ini bisa terjadi lantaran tubuh diserang virus, bakteri, atau jamur. Keadaan ini berdampak sangat serius pada bayi atau anak kecil, lansia, dan orang dengan kekebalan tubuh rendah.

Pada dasarnya, setiap orang bisa memiliki gejala pneumonia yang berbeda-beda, tergantung pada kondisi awal, umur orang yang terkena pneumonia, hingga tipe organisme yang menyebabkan pneumonia. Jika Anda mengalami gejala pneumonia ringan, bisa jadi Anda akan kesulitan untuk membedakannya dengan flu. Flu dan pilek adalah salah satu gejala pneumonia ringan, tetapi bisa berlangsung dalam waktu yang lebih lama daripada flu biasanya.

Sesak Napas? Kenali Berbagai Gejala Pneumonia Berikut ini!

  1. Batuk

Anda bisa mengalami gejala batuk, baik batuk kering ataupun batuk berdahak yang disertai dengan dahak berwarna kuning, hijau kecokelatan, atau terkadang bercak darah. Saat batuk terjadi, Anda akan merasakan nyeri pada bagian dada.

  1. Kesulitan bernapas

Anda akan mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas ditandai dengan napas yang terasa lebih cepat dari biasanya atau terasa lebih pendek dari napas saat keadaan normal. Keadaan sulit bernapas ini bisa semakin buruk saat Anda tertidur.

  1. Detak jantung lebih cepat

Anda akan merasakan detak jantung yang terpacu lebih cepat sehingga membuat Anda merasa lebih was-was.

  1. Demam

Suhu tubuh Anda akan mengalami peningkatan sehingga menyebabkan demam. Namun pada penderita pneumonia di atas 65 tahun atau lansia, gejala demam mungkin tidak akan terjadi. Namun diperparah dengan penurunan kesadaran, ditandai dengan kurang waspada dan tampak bingung dengan lingkungan sekitar.

  1. Mual dan muntah

Anda akan kehilangan nafsu makan sehingga ketika ada asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh, Anda akan merasa mual. Jika gejala pneumonia semakin berat, mual bisa memicu muntah.

  1. Mudah lelah

Saat Anda terserang pneumonia, Anda akan merasa badan tidak enak, berkeringat, dan menggigil. Jika Anda sedang beraktivitas seperti biasa, hal ini akan menyebabkan Anda mudah Lelah dan letih.

Gejala awal pneumonia di atas wajib Anda waspadai. Penyakit ini merupakan penyebab kematian pada anak yang tertinggi di dunia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh WHO (World Health Organization), penyakit ini mampu memicu 16% kematian anak berusia di bawah 5 tahun. Pneumonia telah menyerang lebih dari 500.000 balita di Indonesia pada tahun 2017, diperparah dengan 2.000 balita yang meninggal karena penyakit ini.

Untuk mencegah terjadinya pneumonia, Anda harus rajin melakukan cuci tangan sesering mungkin agar menghindari perpindahan virus, bakteri, atau kuman lainnya ke orang lain atau benda lain. Anda juga wajib menutup mulut atau hidung dengan sapu tangan atau tissue saat sedang batuk atau bersin.

Selain itu, pastikan Anda menjalani Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat, terutama dengan menghindari rokok yang bisa memicu kerusakan paru-paru dan meningkatkan risiko terkena infeksi pneumonia ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *