Cara Mengisi Dan Menambah Air Aki Mobil

Aki adalah salah satu komponen penting bagi mobil. Karena aki mensupport segala perangkat mobil yang berhubungan dengan listrik. Seperti lampu, sistem starter, audio, video dan lainnya. Jika aki ada masalah, maka beberapa perangkat kelistrikan juga akan lumpuh. Misalnya sistem starter. Kita akan kesulitan menyalakan mobil jika aki bermasalah.

Jenis aki ada dua. Yaitu aki kering dan aki basah. Kalau aki kering, ketika sudah habis harus diganti satu unit. Sedangkan aki kering hanya perlu diisi ulang dengan air aki mobil. Sebelum kita membahas tentang bagaimana cara mengisi air aki mobil dan bagaimana cara menambah air aki mobil, sebaiknya kita ketahui terlebih dahulu jenis air aki dalam botol kemasan.

Jenis air aki botol kemasan ada dua. Yaitu air aki mobil dengan botol kemasan biru dan air aki mobil dengan botol kemasan merah. Air aki dengan botol kemasan merah mengandung H2SO4. Berfungsi untuk mengisi air aki yang benar-benar habis. Sedangkan air aki dalam botol kemasan warna biru digunakan hanya untuk menambah air aki yang berkurang. Jangan sekali-kali mengisi air aki yang berada dibawah normal dengan kemasan yang berwarna merah. Karena asam sulfur akan melebihi batas yang justru akan merusak aki itu sendiri.

Tips Menambah Air Aki Mobil

air aki mobil

Setelah kita paham tentang jenis air aki mobil, berikut tahapan bagaimana cara mengisi dan menambah air aki mobil.

  1. Siapkan pisau atau gunting atau obeng untuk membuka tutup sel.
  2. Sebelum menuang air aki, sebaiknya cek dulu ketinggian aki. Agar kita bisa mengestimasi berapa banyak air aki yang harus kita beli. Jadi tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  3. Berapa banyak air aki yang harus kita siapkan? Jika air aki hanya dibawah garis lower level, kita hanya membutuhkan satu botol air aki. Tapi kalau benar-benar habis, sebaiknya sediakan 3 botol. Per botol biasanya dijual dengan harga 5 ribu hingga 10 ribu.
  4. Demi menjaga keamanan, sebelum menuangkan air aki, sebaiknya lepaskan dulu terminal negatif aki untuk menonaktifkan sistem kelistrikannya. Kita bisa menggunakan kunci 10 untuk mengendorkan murnya.
  5. Air aki mobil bersifat asam. Jika terkena komponen di sekitarnya bisa membekas atau bahkan mengelupas. Maka dari itu, siapkan lap disekitar aki agar cipratan air aki tidak mengenai komponen di sekitarnya. Kita juga bisa menggunakan kaos tangan agar kulit kita tidak terkena cipratan air aki.
  6. Langkah selanjutnya membuka seluruh sel penutup botol. Biasanya ada 6 buah. Kita bisa membukanya dengan obeng.
  7. Setelah itu tuangkan perlahan air aki ke dalam aki. Kita bisa menggunakan corong yang biasa disediakan dalam kemasan air aki. Jika tida ada, tuang pelan-pelan agar tidak tercecer dimana-mana. Karena air aki bersifat asam bisa melepuh jika mengenai kulit akan melepuh. Dan jika mengenai bahan plastik akan terbakar. Isilah aki jangan sampai melebihi batas upper level. Agar tidak terjadi over elektrolit yang justru akan merusak aki itu sendiri.
  8. Setelah pengisian selesai dan sebelum menutup aki, sebaiknya bersihkan fentilasi pintu penguapan reaksi kimia. Agar tidak mampet. Jika mampet, bisa menyebabkan aki melemah atau bahkan meledak.
  9. Coba hidupkan mesin. Jika mesin belum hidup, kita bisa menghidupkan starter manual untuk mulai charging secara manual. Itulah langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk mengisi air aki mobil.
Baca Juga :  Suzuki Bandit 150, Motor Bandit Sport Canggih Dengan Harga Terjangkau!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *